QDMTT Indonesia

Mekanisme Qualified Domestic Minimum Top-up Tax โ€” hak prioritas Indonesia dalam pemungutan pajak minimum global

Terakhir diperbarui: 21 Mei 2026
๐Ÿ“‹ Daftar Isi

Apa Itu QDMTT?

QDMTT (Qualified Domestic Minimum Top-up Tax) adalah pajak top-up domestik yang dikenakan oleh yurisdiksi tempat entitas beroperasi (negara sumber). QDMTT memberikan hak prioritas kepada negara sumber untuk memungut top-up tax sebelum negara parent melalui mekanisme IIR. Dalam konteks Indonesia, QDMTT diatur dalam PMK 136/2024 dan berlaku sejak tahun pajak 2025.

โ„น๏ธ
Prinsip Dasar QDMTT

Tanpa QDMTT, top-up tax atas entitas di Indonesia yang ETR-nya kurang dari 15% akan dipungut oleh negara tempat parent entity berdomisili melalui IIR. Misalnya, jika MNE Jepang punya anak usaha di Indonesia dengan ETR 10%, Jepang akan memungut top-up tax 5% melalui IIR โ€” pendapatan pajak mengalir ke Jepang, bukan Indonesia. Dengan QDMTT, Indonesia mempertahankan hak pemungutan pajak atas profit yang dihasilkan di wilayahnya sendiri.

QDMTT bukan pajak baru yang terpisah โ€” QDMTT adalah mekanisme top-up yang mengisi selisih antara ETR efektif dan 15% minimum. Jika ETR entitas di Indonesia sudah โ‰ฅ 15%, QDMTT tidak dikenakan (QDMTT = 0). Jika ETR < 15%, QDMTT mengisi selisih. QDMTT dibayar oleh entitas konstituen di Indonesia, bukan oleh parent entity di negara lain.

Mekanisme QDMTT di Indonesia

QDMTT Indonesia bekerja melalui langkah-langkah berikut:

Langkah 1: Hitung ETR Entitas di Indonesia

Agregasikan semua entitas konstituen di yurisdiksi Indonesia. Hitung ETR = Adjusted Covered Taxes รท GloBE Income. Jika ETR < 15%, lanjut ke langkah 2.

โ†“

Langkah 2: Hitung SBIE dan Excess Profit

SBIE = (Payroll % ร— Payroll Costs) + (TA % ร— Tangible Assets). Excess Profit = GloBE Income โˆ’ SBIE.

โ†“

Langkah 3: Hitung dan Kenakan QDMTT

QDMTT = (15% โˆ’ ETR) ร— Excess Profit. Indonesia memungut QDMTT dari entitas konstituen.

โ†“

Langkah 4: QDMTT sebagai Credit terhadap IIR

QDMTT yang sudah dibayar mengurangi kewajiban IIR di negara parent. Net effect: Indonesia yang memungut, bukan negara lain.

Perhitungan QDMTT

Perhitungan QDMTT mengikuti formula standar GloBE โ€” tidak ada perbedaan fundamental antara QDMTT computation dan IIR computation:

Detail formula dan contoh numerik lengkap ada di halaman Perhitungan ETR.

Qualified Status Indonesia (Agustus 2025)

Pada Agustus 2025, Indonesia resmi memperoleh "Qualified Status" dari OECD Inclusive Framework. Ini adalah pencapaian penting yang mengonfirmasi kualitas implementasi GloBE di Indonesia dan memberikan kepastian hukum bagi seluruh stakeholder.

๐Ÿ’ก
Apa Itu Qualified Status dan Mengapa Penting?

Qualified Status berarti OECD telah mereview QDMTT Indonesia dan menyatakan bahwa aturan tersebut memenuhi standar GloBE Rules. Proses Qualified Status melibatkan peer review oleh negara-negara anggota OECD Inclusive Framework โ€” mereka memeriksa apakah definisi, mekanisme, dan prosedur QDMTT Indonesia konsisten dengan Model Rules.

Tanpa Qualified Status: QDMTT yang dibayar di Indonesia mungkin tidak sepenuhnya diakui sebagai credit terhadap IIR di negara lain. Negara parent bisa menolak memberikan credit, menyebabkan double taxation โ€” MNE membayar QDMTT di Indonesia DAN IIR penuh di negara parent.

Dengan Qualified Status: Double taxation dihindari. QDMTT Indonesia diakui penuh sebagai credit. MNE tidak membayar lebih dari 15% ETR efektif.

Implikasi Qualified Status

AspekImplikasi Detail
Pengakuan QDMTTQDMTT Indonesia diakui setara dengan GloBE Rules oleh seluruh negara implementing. Tidak ada negara yang dapat menolak memberikan credit atas QDMTT yang sudah dibayar di Indonesia.
Credit terhadap IIRTop-up tax yang dibayar di Indonesia diakui penuh sebagai credit terhadap IIR negara lain. Misalnya, MNE Jepang membayar QDMTT โ‚ฌ2 juta di Indonesia โ†’ Jepang mengurangi IIR-nya โ‚ฌ2 juta. Tidak ada double taxation.
GIC diterimaGloBE Information Return (GIC) dari Indonesia diterima tanpa pertanyaan oleh otoritas pajak negara lain. Data GloBE Indonesia dianggap reliable dan credible.
Investor confidenceMenunjukkan Indonesia serius dan kompeten dalam implementasi GloBE โ€” meningkatkan kepercayaan investor asing (terutama dari Jepang, Korea, Eropa) terhadap kepastian hukum perpajakan Indonesia.
Revenue protectionIndonesia tidak kehilangan hak pemungutan pajak ke negara lain. Profit yang dihasilkan di Indonesia, pajaknya dipungut di Indonesia.

Interaksi QDMTT dan IIR

QDMTT dan IIR bekerja secara berlapis. QDMTT merupakan lapisan pertama โ€” jika sudah dibayar, IIR dikurangi. Berikut 3 skenario interaksi dalam konteks Indonesia:

Skenario 1: ETR Indonesia < 15%, Parent di Indonesia

โ„น๏ธ
Kondisi: Entitas Indonesia Undertaxed, Parent di Indonesia

Fakta: Entitas di Indonesia memiliki ETR kurang dari 15% (misalnya karena menerima tax holiday atau tax allowance). Parent (UPE) berdomisili di Indonesia.

Mekanisme:

  1. QDMTT dikenakan di Indonesia atas entitas yang ETR-nya < 15%.
  2. IIR = 0 karena sudah di-cover oleh QDMTT โ€” parent juga di Indonesia, sehingga tidak ada top-up tax lintas negara.

Hasil: Indonesia memungut top-up tax domestik (QDMTT). Pendapatan masuk ke kas Indonesia. Tidak ada double taxation.

Skenario 2: ETR Singapura < 15%, Parent di Indonesia

โ„น๏ธ
Kondisi: Entitas Singapura Undertaxed, Parent di Indonesia

Fakta: Entitas anak di Singapura memiliki ETR kurang dari 15%. UPE berdomisili di Indonesia.

Mekanisme:

  1. QDMTT Indonesia TIDAK berlaku โ€” ini terkait yurisdiksi Singapura, bukan Indonesia.
  2. IIR dikenakan di Indonesia atas entitas Singapura โ€” UPE Indonesia menghitung dan membayar top-up tax untuk yurisdiksi Singapura.

Hasil: Indonesia menerima pendapatan top-up tax atas yurisdiksi Singapura melalui IIR. Ini merupakan "pendapatan pajak ekstra" bagi Indonesia dari yurisdiksi lain yang undertaxed.

Skenario 3: ETR Indonesia < 15%, Parent di Jepang

โ„น๏ธ
Kondisi: Entitas Indonesia Undertaxed, Parent di Jepang

Fakta: Entitas anak di Indonesia (anak usaha MNE Jepang) memiliki ETR kurang dari 15%. UPE berdomisili di Jepang.

Mekanisme:

  1. QDMTT Indonesia dikenakan terlebih dahulu โ€” hak prioritas negara sumber. Indonesia memungut selisih antara 15% dan ETR.
  2. QDMTT yang dibayar menjadi credit terhadap IIR Jepang โ€” Jepang mengurangi IIR-nya sebesar QDMTT yang sudah dibayar.
  3. Jika QDMTT = top-up tax penuh (belum ada credit lain), IIR Jepang = 0.

Hasil: Indonesia tetap memungut. Jepang tidak dapat mengenakan IIR atas profit Indonesia karena sudah dicover oleh QDMTT. Qualified Status memastikan Jepang wajib memberikan credit โ€” tanpa Qualified Status, Jepang bisa menolak dan menyebabkan double taxation.

Revenue Protection

QDMTT adalah instrumen revenue protection yang paling krusial bagi Indonesia dalam konteks GloBE. Tanpa QDMTT, konsekuensinya adalah:

Dengan QDMTT dan Qualified Status:

Rangkuman QDMTT Indonesia

AspekDetail
Dasar HukumPMK 136/2024 + PER-6/PJ/2026
Berlaku SejakTahun Pajak 2025 (1 Januari 2025)
Tarif Minimum15% ETR per yurisdiksi Indonesia
Qualified StatusAgustus 2025 โ€” diakui OECD, credit terjamin
MekanismeCredit terhadap IIR negara lain โ€” mengurangi IIR sebesar QDMTT yang dibayar
Siapa yang BayarEntitas konstituen di Indonesia yang ETR-nya < 15%
Fungsi UtamaRevenue protection โ€” hak prioritas pemungutan atas profit di Indonesia

Baca juga: GloBE Rules untuk kerangka teknis lengkap, Insentif Fiskal untuk dampak pada tax holiday dan tax allowance, Perhitungan ETR untuk formula dan contoh numerik, serta PER-6/PJ/2026 untuk aturan pelaporan.